Penghemat BBM

Norival Penghemat BBM Mobil, Bagaimana Caranya?

Penghemat BBMSeiring perkembangan zaman, teknologi otomotif khususnya mobil terus berkembang pesat. 2 parameter utama yang ingin dikejar adalah power (tenaga kuda) dan akselerasi (torsi). Untuk mewujudkan mobil dengan power dan akselerasi yang mantap, ada 2 opsi strategi utama, yaitu volume ruang bakar yang besar atau rasio kompresi yang tinggi. Kedua strategi ini dapat mendongkrak performa mesin, tapi tentu dengan konsekwensi yang harus juga disadari oleh para pemilik atau calon pembeli mobil. Lantas apa kaitannya dengan penghemat BBM? Lanjutkan membacanya gan….

Kapasitas mesin yang besar, 2000cc ke atas, biasanya indentik dengan tenaga yang besar dan juga akselerasi yang cepat. Dan image yang lebih melekat di masyarakat adalah pasti lebih boros. Kenyataannya memang demikian. Mobil saya yang 3000 cc, 1 liter hanya bisa untuk 4km. Sebuah dilema tentu saja, tenaga dan akselerasi mantap, tapi borosnya ga ketulungan.

Selain kapasitas mesin yang besar, strategi lain adalah menggunakan mesin dengan rasio kompresi tinggi, misalnya 11:1. Untuk mesin cc besar di atas, biasanya rasio kompresi tidak terlalu tinggi, di kisaran 10:1. Sedangkan mesin-mesin dengan cc kecil ukuran 1000-1300 cc, ‘diakali’ dengan rasio kompresi tinggi 11:1 untuk menciptakan tenaga yang mantap dan akselerasi yang cepat. Contohnya saja Xenia dan Avanza, di jalan tol mereka bisa berlari dengan kencang, bahkan ini adalah 2 mobil yang paling susah disalib, karena setiap sudah kesusul, tiba-tiba sudah muncul kembali di depan, hehehe…

Jika mesin cc besar tantangannya adalah boros, lantas apa tantangan cc kecil namun rasio kompresi yang tinggi? Rasio kompresi yang tinggi menuntut penggunaan bahan bakar yang memiliki oktan tinggi juga, karena kalau tidak, akan terjadi gejal ngelitik (knocking). Untuk rasio kompresi 10:1, minimal oktan yang dibutuhkan adalah 95 (sekelas pertamax plus), lantas bagaimana dengan rasio kompresi 11:1? Ya jelas pertamax plus saja belum ideal. Nah pemahaman ini yang belum dimengerti pengguna mobil-mobil ini, atau tepatnya sih sudah paham tapi belum mau menerimanya. Wajar saja, orang beli mobil Xenia dan Avanza karena terkenal keiritannya, lebih pas dengan menggunakan premium, kalau mereka dituntut untuk menggunakan pertamax plus, bisa urung mereka membeli mobil ini. Maka biasanya orang ga peduli dengan tuntutan ini, dan terus menggunakan premium, sehingga ada yang sejak awal mengalami gejala knocking, makin lama, rasio kompresi ini makin tinggi karena penumpukan kerak karbon di ruang bakar, akibatnya ngelitik makin menjadi-jadi. Coba ditanyakan kepada para pemiliknya, karena ngelitik ini adalah penyakit umum Xenia dan Avanza.

penghemat bbm mobil

Mobil kategori mana yang anda miliki saat ini?

Apakah mesin cc besar yang boros, atau mesin dengan rasio kompresi tinggi tapi ngelitik? Salah satu solusinya adalah Norival, peningkat kualitas sekaligus penghemat BBM. Norival telah terbukti lebih dari 2 tahun oleh ribuan pengguna dan telah teruji di PT Petrolab dengan hasil Normal. Awal-awal penggunaan memang sempat cemas berhubung additive seperti ini memang banyaknya merusak, tapi setelah lebih dari setahun, makin yakin saja, selain mesin makin enak, bersih, awet, tenaga mantap, akselerasi cepat, juga bisa jadi solusi pengirit bbm dan juga pencegah ngelitik. Saya perhatikan semakin banyak orang yang tertarik dengan Norival ini, anda sudah tahu Norival?

Apakah begitu menggunakan Norival langsung bisa hemat 20-40%? Tunggu dulu. Hemat itu adalah hasil akhir setelah semua proses berjalan sebagaimana mestinya. Jadi bagi kebanyakan pemakai, hemat 20-40% bisa didapatkan setelah 3x pemakaian. Karena biasanya dalam 3x pemakaian pertama, mobil yang terbiasa minum premium, akan menimbun kerak karbon di ruang bakar. Ini yang harus dibersihkan pertama kali. Kerak karbon ini sangat mengganggu, selain membuat ruang pembakaran semakin kecil (rasio kompresi semakin besar), juga semakin mudah memicu knocking (ngelitik), karena dia ikut terbakar dan membara sehingga bensin akan terbakar dengan sendirinya sebelum busi memercik. Norival melapisi kerak karbon ini sehingga akan lebih lunak, kemudian dengan energi lebih tinggi yang dihasilkan, maka kerak karbon ini sedikit demi sedikit akan terlepas dan keluar berupa gas dari lubang knalpot.

Usaha pembersihan kerak karbon ini jelas akan mengganggu performa di awal-awal pemakaian. Kadang tersendat, lebih berat dan yang jelas akan terasa lebih boros. Tentu saja ini berlaku bagi mobil yang perawatan kurang, selalu diisi premium, atau sudah tua. Kalau ruang bakar sudah bersih, ada 2 hal yang mampu diberikan oleh Norival:

  1. Tenaga akan lebih optimal, karena dengan oktan yang cukup, pembakaran menjadi lebih sempurna, dan ini akibatnya akan meminimalisasi sisa pembakaran. Jadi sesuai reaksi kimia, bensin yang ditambah oksigan akan menghasilkan sisa pembakaran berupa CO2 dan H20, dengan hasil utama adalah tenaga. Jadi kadar CO, NO dan kerak karbon akan semakin sedikit.
  2. Norival dengan formulanya yang khusus, akan menambahkan nilai kalor kepada bensin, sehingga akan ada tenaga ekstra dibandingkan dengan formula sejenis yang hanya fokus pada penambahan nilai oktan saja (octan booster).

Kesimpulannya?

Jadi begitulah Norival sebagai penghemat bbm mobil dan yang lebih utamanya adalah peningkat kualitas BBM, sehingga mesin mobil akan lebih optimal. Silakan gunakan Norival untuk mendapatkan kedahsyatannya.

Posted in Informasi and tagged , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.