4 Tips Merawat Aki Motor Agar Tetap Awet Terjaga

Apa Anda sering memiliki masalah dengan aki motor Anda, apa aki motor Anda sering tidak berumur panjang? Simak pengalaman saya berikut ini agar aki motor Anda awet dan tidak sering membuat Anda kerepotan.

Suatu pagi saya mendapat keluhan dari adik perempuan saya yang akan berangkat ke sekolah. Sepeda motor yang biasanya dia pakai kali ini mogok dan tidak mau dinyalakan. Sudah beberapa kali starter otomatis motor maticnya ditekan, tapi tetap saja mesin tidak mau menyala, terpaksa kali ini saya harus menggunakan starter engkel untuk menghidupkan mesinnya. Tidak ada masalah dengan mesin motornya karena dengan sekali tekan mesin pun segera menyala, namun yang jadi masalah adalah adik perempuan saya tidak cukup kuat untuk melakukannya. Masalah pagi itu selesai, solusi ketika nanti pulang sekolah dia bisa meminta bantuan teman-temannya untuk membantu menyalakan mesin motornya.

Merawat Aki Motor

Singkat cerita setelah adik saya pulang dari sekolah motor tersebut langsung saya bongkar untuk melihat kondisi akinya. Dan benar saja, kondisi aki benar-benar tidak terawat, kebetulan motor adik saya menggunakan jenis aki basah, air aki sampai berkurang hingga setengahnya. Dengan sedikit rasa kesal saya tanya ke dia mengapa tidak pernah dipantau air akinya. Dengan santai dia menjawab tidak tahu bagaimana melakukannya. Ya ampun – tepok jidat!, daripada mengalami emosi jiwa segera saya isi ulang air akinya lalu membawanya ke bengkel teman untuk diisi ulang daya listriknya. Namun ternyata masalah tidak sesepele itu, kondisi aki ternyata sudah rusak berat ditandai dengan tidak maunya listrik untuk tersimpan ke dalam aki. Terbayang di pikiran saya saat itu, jika saya harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membeli aki baru. Namun ternyata teman saya berbaik hati, dia memberi saya sebuah aki bekas yang kondisinya masih normal. Sambil menunggu aki tersebut diisi ulang daya listriknya saya sempatkan membaca buku-buku otomotif di bengkel teman saya.

Di dalam buku tersebut kebetulan ada cuplikan yang mengulas bagaimana cara memperlakukan jenis aki basah agar umurnya bisa bertahan lama dan tidak sering merepotkan kita. Berkat dari artikel di dalam buku tersebut, kini aki motor adik saya hingga saat saya menulis artikel ini telah berumur sekitar 1 tahun lebih dan masih bisa dipakai dengan normal, meskipun kondisi sudah bekas ketika teman saya memberikannya kepada saya.

Umumnya umur aki basah 12V untuk jenis motor rata-rata berkisar 1,5 – 2 tahun. Namun menurut teman saya yang telah lama berkecimpung di dunia otomotif, sama seperti pada komponen motor lainnya umur aki bisa bertahan lebih lama dari perkiraan yang sudah ada tergantung bagaimana cara kita melakukan perawatan. Perawatan pada jenis aki basah harus lebih sering dilakukan daripada jenis aki kering. Berikut ada 4 tips yang bisa Anda lakukan agar jenis aki basah motor Anda mampu bertahan lebih lama:

  1. Cek ketinggian air aki

    Secara berkala, dianjurkan 1 bulan sekali, cek ketinggian air aki motor Anda. Sifat aki / accu atau baterai sebagai penghasil daya listrik yang berbahaya dan mudah terbakar membuat pabrikan motor menyimpannya di tempat yang aman, karena letaknya yang tersembunyi itulah kadang membuat kita malas mengeceknya. Supaya awet dan sel-sel tidak mengering pastikan agar air aki tidak sampai kehabisan dan selalu pada level yang telah ditentukan. Jika terpaksa harus mengisi ulang selalu gunakan air aki yang terpercaya.

  2. Membersihkan kutub + dan – dari kerak

    Terkadang di musim hujan seperti saat ini aki menjadi lembab, sifat air hujan yang mengandung asam seringkali menimbulkan korosi kerak berwarna putih atau hijau muda pada kutub-kutub tersebut. Kerak-kerak tersebut dapat mempengaruhi proses penyaluran arus listrik dari aki ke motor Anda. Solusinya mudah, lepas aki dari dudukannya kemudian bersihkan dengan sikat besi atau menggunakan cairan WD40 lalu keringkan dan kecangkan kembali baut-bautnya. Baut yang tidak kencang akan membuat arus listrik menjadi tidak stabil dan dapat menimbulkan percikan api yang dapat membahayakan motor jika bersentuhan dengan bensin.

  3. Memanaskan motor setiap hari

    Idealnya minimal selama 10 menit setiap hari motor Anda yang menggunakan sistem karburator harus dipanaskan dengan cara menghidupkan mesinnya. Jangan membiarkan motor Anda berhari-hari tidak pernah dihidupkan. Cara ini sebenarnya bertujuan untuk melumasi komponen-komponen penting yang berada di dalam dapur pacu dan mengisi kembali daya listrik ke dalam aki Anda.

  4. Pastikan kiprok masih berfungsi dengan baik

    Terakhir adalah, pastikan kiprok atau regulator masih bisa berfungsi dengan baik. Jika Anda menemui kendala aki motor Anda sering kehabisan tenaga padahal aki masih dalam kondisi bagus dan air aki tidak pernah kehabisan atau lampu motor Anda sering putus, kemungkinan besar yang menjadi masalah adalah kiprok telah rusak. Kiprok tidak bisa diperbaiki satu-satunya cara adalah dengan membeli kiprok yang baru.

Demikianlah 4 tips yang dapat saya bagikan. Semoga tips yang saya gunakan di atas bermanfaat juga untuk membuat performa motor Anda khususnya pada bagian aki senantiasa awet terjaga sehingga dapat menunjang aktifitas sehari-hari Anda dengan baik.
(sumber)